MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • EDUKASI/
  • Kantor Staf Presiden Soroti Perlindungan Hak Anak di Sisa 8 Bulan Kerja
Juru Bicara Kantor Staf Presiden Erlinda

Kantor Staf Presiden Soroti Perlindungan Hak Anak di Sisa 8 Bulan Kerja

Minggu, 4 Februari 2024 – 17:19 WIB

Jakarta – Kantor staf presiden menanggapi masalah perebutan hak asuh anak yang diutarakan oleh perkumpulan pejuang anak Indonesia (PPAI), Rabu 31 Januari 2024.

Baca Juga :

Budiman Sudjatmiko Beberkan Solusi SDM Prabowo Gibran untuk Mencapai Indonesia Emas

“Akar masalah dalam masalah ini adalah putusan hakim hak asuh anak yang tidak dapat direalisasikan hingga pemutusan komunikasi antara anak dengan salah satu pihak orang tua. Akibat dari tidak terpenuhinya putusan hakim, merambah ke perkara pidana dan perdata,” ujar salah satu ibu pejuang hak asuh anak yang kehilangan anaknya asal Jakarta

Kantor staf pemerintah kembali mengkaji masalah perebutan hak asuh anak korban perceraian yang belum menemukan titik temu. Juru Bicara Kantor Staf Presiden, Erlinda menyadari penyelesaian masalah anak ini memerlukan koordinasi banyak lembaga terkait dalam tahap eksekusi.

Baca Juga :

Keberatan Nafkahi Anak Rp10 Juta Per Bulan, Ammar Zoni Bakal Ajukan Banding ke PA Depok

Banyak pihak yang dilibatkan dalam perlindungan anak, dan kantor staf presiden ikut aktif mendorong para lembaga untuk memenuhi komitmen mereka, salah satu nya adalah deputi pemenuhan hak anak, Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPPA). 

Dalam beberapa bulan terakhir,  Erlinda telah memenuhi beberapa rapat koordinasi yang intensif bersama dengan banyak stakeholder untuk perlindungan hak anak, dalam salah satunya perihal pembentukan satgas yang dibentuk oleh KPPPA.

Baca Juga :

Di Tengah Prahara Perceraian, Teuku Ryan Banting Tulang Minta Kerjaan ke Sahabat

Erlinda menyadari, masalah perlindungan anak sudah menjadi issue sosial yang harus dengan segera di tangani dengan serius untuk menekan semakin banyaknya korban. Mahkamah konstitusi perlu dengan segera untuk memberikan kejelasan hukum atas penerapan pasal 330 KUHP serta kepastian hukum bagi para korban dan keadilan sosial.

Erlinda bersama dengan Deputi II KSP Abetnego Panca Putra Tarigan akan mengkaji kembali kasus demi kasus, dan juga berkoordinasi dengan beberapa stakeholder terkait untuk pembentukan peraturan presiden. Dengan sisa masa kerja 8 bulan ini, kantor staf presiden serius menangani kasus ini yang berdampak pada kualitas generasi penerus bangsa, yaitu anak-anak Indonesia.

Nasib Miris Bocah 6 Tahun Korban Bully di Sumut, Alami Pecah Tengkorak Kepala

akira Nayla Lubis korban bully teman-temannya mengalami luka parah di bagian kepala atau menderita pecah tengkorak kepala dan harus mendapatkan perawatan intensif di RS

VIVA.co.id

4 Februari 2024

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21